Berawal sebagai komunitas anak-anak punk, jalanan, dan kaum marjinal yang belajar agama kini tumbuh menjadi pesantren kaum Muslim urban yang unik. Bukan hanya menjadi pusat rehabilitasi ruhani bagi pecandu Narkoba, tapi juga ruang pemberdayaan sosial-ekonomi dan wadah berkesenian kaum marjinal. Lembaga yang berdiri sejak 2012 ini merangkul lebih dari 500 anak-anak punk dan jalanan dari tahun ke tahun. Ilmu tasawuf dan psikoterapi menjadi pendekatan utama yang dilakukan pendiri dan pengasuhnya, Halim Ambiya. Santri Tasawuf Underground menjadikan musik tidak hanya sebagai ekspresi, tapi juga terapi dan metode pembelajaran. Tak sedikit dari mereka menghafal dan memahami kitab berbahasa Arab dengan iringan musik. Bahkan, latihan theater yang mereka lakukan bukan hanya untuk pertunjukkan, tapi juga sebagai olah jiwa, olah pikir dan olah rasa.
Madani Fest x @tasawufunderground
Diskusi, Launching Buku, dan Musik
Pembicara:
Halim Ambiya
Peluncuran Buku:
SOR-BAUJAN
Penampilan Musik:
Anak Punk Binaan Tasawuf Underground
Lokasi:
Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki




